Selama Ramadan, 4 Warga Mamuju Meninggal di Jalanan

oleh

Uri.co.id, MAMUJU – Empat warga Mamuju, Sulawesi Barat meninggal di jalanan sepanjang bulan Ramadan 1440 H.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan saat melaksanakan pres rilis di Mapolres Jl Ks Tubun, Kelurahan Rimuku, Senin (3/6/2019).

“Analisa kami, ini karena faktor alam dan human eror,”kata Arvan kepada wartawan.

Dari empat korban tersebut, semuanya adalah korban kecelakaan kendaraan roda dua atau motor.

“Dua diantaranya adalah anak dibawa umur. Satu di Karossa dan satu di daerah Belang-belang,”ujarnya.

Selain meninggal dunia, satu lainnya luka berat dan tiga luka ringan.

“Yang di Belang-belang ini ibu dan anak meninggal dunia, mereka boncengan,”ucap Kasat Lantas menambahkan, Edi Sartono.

“Yang di Karossa itu juga dilindas mobil saat jatuh dari motor, karena dia balap menggunakan motor Ninja,”sambung Kapolres.

Kapolres mengungkapkan, untuk menekan kejadian fatalitas seperti ini, dibutuhkan tambahan personel lalulintas.

“Kita rencana aktifkan kembali pos-pos lantas, karena memang kita kewalan, ada kejadian jauh harus star dari Polres,”kata dia.

“Memang pos lantas ini sempat dihilangkan karena dianggap banyak pungli, tapi akhirnya kita kewalan, yang ada korban sudah meninggal baru anggota datang, tapi ini kita akan sarankan ke pimpinan,”tutur Arvan menambahkan.(Uri.co.id)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Timur:

 

Follow juga Instagram Timur: ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!