Selama Ramadan, Polres Mamuju Sita Ratusan Petasan dan Kembang Api

oleh

Uri.co.id, MAMUJU – Polres Mamuju sita ratusan petasan, kembang api dan mercon selama bulan Ramadan 1440 Hijriyah.

Hal itu disampaikan Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan dalam konferensi pers giat Ramadan 1440 H di Mapolres Jl Ks Tubun, Kelurahan Rimuku, Senin (3/6/2019) kemarin.

“Ini sebagaimana perintah Kapolda untuk menjaga kesucian bulan Ramadan agar lebih khusyu dalam beribada, dengan menghilangkan suara bising, termasuk suara mercon ataupun petasan,”kata AKBP Arvan sapaan Kapolres Mamuju.

“Alhamdulillah kita bisa menertibkan, mungkin tak semua, tadi kebanyakan khusus di Mamuju. Insyallah Mamuju jauh dari suara bising, baik petasan maupun kenalpot, ini berkat rasia dari awal Ramadan,”Arvan menambahkan.

Dikatakan, tak hanya memburu petasan warga, namun pihaknya juga mengejar sampai ke penjualnya.

“Bahkan kita bawa ke kantor periksa, kita peringatkan agar tak mengulangi,”ucapnya.

Menurut Arvan, kepemilikan mercon dan petasan dapat dikenakan Undang-undang darurat karena mengandung bahan peledak.

“Mesiu namanya. Ini kalau dirakit dalam jumlah banyak bisa jadi bom,”ucapnya.

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya masih terus melakukan patroli untuk mencegah potensi gangguan di masyarakat.

“Sehingga di pasar-pasan akan susah kita temui petasan maupun kembang api dan mercon,”tutut Arvan.(Uri.co.id)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Timur:

 

Follow juga Instagram Timur: ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!