Puluhan Pemuda Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan DPRD Jeneponto, Ini Tuntutannya

oleh

JENEPONTO.COM, BINAMU – Puasa tidak menyurutkan semangat puluhan pemuda yang tergabung dalam parlemen pemuda Jeneponto untuk unjuk rasa.

Puluhan pemuda mulai unjuk rasa di kantor BPJS, lalu dilanjutkan kekantor Inspektorat Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (23/5/2019) siang.

Keributan sempat terjadi saat massa pengunjuk rasa meminta Kepala Inspektorat Yusuf Pakihi membuka Data Hasil Audit.

“Saya tidak bisa memberikan karena data tersebut hanya bisa saya berikan ke bupati berdasarkan peraturan pemerintah,” kata Yusuf Pakihi.

Akibatnya puluhanan pemuda bersitegang karena menurutnya kepala inspektorat melanggar undang-undang keterbukaan publik.

Usai berorasi dan audiens dengan kepala inspektorat puluhan pengunjuk rasa melanjutkan aksinya kekantor DPRD Jeneponto.

Kemacetan tak terhindarkan di depan kantor DPRD Jeneponto ketika pengunjuk rasa menghadang mobil kontainer yang di jadikan panggung orasi.

Beruntung aksi hadang mobil kontainer tidak berlangsung lama.

Terahir massa pengunjuk rasa melanjutkan aksinya didepan kantor bupati Jeneponto Jl Lanto dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Aksi puluhan pemuda ini juga mendapat pengawalan ketat dari apara kepolisian Polres Jeneponto.

Berikut tuntutannya.

1. Mendesak dugaan tindak pidana KKN kabupaten Jeneponto terkait RSUD dan keterbukaan informasi publik

2. Mendesak DPRD Jeneponto untuk pembentukan Pansus terkait kasus RSUD Lanto Dg Pasewang.

3. Mendesak bupati Jeneponto mumdur dari jabatannya jika tak mampu selesaikan persoalan daerah.

Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia, Dimakamkan di Pesantren Azzikra Bogor

A ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!