Apa Penyebab Internet Smartfren Gangguan Sejak Rabu Kemarin? Terkait Aksi 22 Mei 2019?

oleh

Uri.co.id – Koneksi jaringan internet Smartfren di Indonesia sedang mengalami gangguan sejak Rabu (22/5/2019) siang hingga Kamis (23/5/2019) pagi ini.

Koneksi jaringan internet Smartfren melambat dan putus nyambung.

Pantauan Uri.co.id, keluhan gangguan jaringan internet Smartfren disampaikan sejumlah pengguna melalui akun media sosial resmi Smartfren pada Twitter @smartfrenworld.

Keluhan tersebut pun langsung ditanggapi admin akun resmi perusahaan.

Pengelola akun @paisal___ menulis kicauan, “Smartfren kok lemot ya dari tadi siang ??

Lalu dibalas admin @smartfrenworld, “Hai kak, maaf bgt nih atas kendalanya šŸ™ Bisa infokan detail kendalanya seperti apa? Dan infokan jg untuk no Smartfren & type perangkat yg kakak gunakan? Mimin tunggu konfirmasinya via DM ya kak šŸ™‚ Terima kasih – Katom.

Pengelola akun @setripsetrip_ menulis kicauan, “Min,smartfren lagi ada ganguan apa gimana?kok buka ig pun gabisa ya?tapi provider lain bisa min.

Lalu dibalas admin @smartfrenworld, “Hai kak mohon maaf banget ya atas kendalanya šŸ™ . Saat ini memang untuk Aplikasi Instagram, Whatsapp dan Facebook sedang tidak dapat diakses nih kak karena sedang ada kendala sistem (1).”

Pengelola akun @rudidrm menulis kicauan, “Ini kenapa min jaringannya lambet banget sihh gabisa buka game Youtube lancar, ML gabisa buka min. Terus ada bacaan registrasi ulang setelah restart hp, ini gimana inii.”

Lalu dibalas admin @smartfrenworld, “Mohon maaf atas kendalanya ya Kak, saat ini sedang ada penurunan kualitas, Mohon kesediaannya menunggu untuk proses perbaikannya, Silahkan dicoba kembali di atas jam 04:00 dan mencoba kembali secara berkala ya kak :). Tks-Dian.”

Pengelola akun‏ @alzea_arafat menulis kicauan, “Lemot banget gimana sih.

Lalu dibalas admin @smartfrenworld, “Sabar ya kak, ada mimin yg siap sedia bantu kendalanya šŸ™‚ jika sdh restart perangkat msh kendala blh info no Smartfren, tipe perangkat, akses lambat di semua aplikasi atau beberapa aplikasi dan alamat detail kendala via DM ya kak. Terima kasih – Zura :).

Pengelola akun‏ @alfiangiartaptr menulis kicauan, “sy kok gabisa kirim gambar dan video lwt whatsapp ya? apakah nomor tertentu sj yg gabisa? soalnya ibu sy paketannya jg sama seperti saya. dan bisa kirim foto dan video lwt wa juga.

Lalu dibalas admin @smartfrenworld, “Mohon maaf atas kendalanya ya Kak, saat ini sedang ada penurunan kualitas, Mohon kesediaannya menunggu untuk proses perbaikannya, Silahkan dicoba kembali di atas jam 04:00 dan mencoba kembali secara berkala ya kak :). Tks-Dian.

Hingga berita ini dilansir, belum ada penjelasan dari Smarfren soal penyebab gangguan dan apakah merupakan dampak dari pembatasan akses media sosial di Indonesia yang mulai berlaku sejak, Rabu kemarin.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan pembatasan sementara dan bertahap sebagian akses media sosial dan pesan instan. Pembatasan ini bertujuan untuk membatasi penyebaran atau viralnya informasi hoaks yang berkaitan dengan demonstrasi 22 Mei.

“Pembatasan itu dilakukan terhadap fitur-fitur platform media sosial dan messaging system. Tidak semua dibatasi dan bersifat sementara dan bertahap,” kata Menteri Kominfo Rudiantara seperti yang tertera dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (22/5/2019).

Menurut Rudiantara, konten negatif dan hoax yang tersebar di media sosial baik dalam bentuk video, meme atau gambar akan disebarkan di platform pesan instan.

“Kita tahu modusnya dalam posting (konten negatif dan hoaks) di media sosial. Di Facebook, di Instagram dalam bentuk video, meme atau gambar. Kemudian di-screen capture dan diviralkan bukan di media sosial tapi di messaging systemWhatsApp,” kata Rudiantara.

Akibat pembatasan ini, Rudiantara pun mengaku akan terjadi pelambatan akses, terutama dalam mengunggah dan mengunduh konten gambar dan video.

Namun, adanya pembatasan ini diyakini dapat menghindari dampak negatif dari penyebarluasan konten dan pesan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan berisi provokasi.

Menurut Rudiantara, fitur yang dibatasi dan sementara tidak diaktifkan adalah fitur di media sosial Facebook, Instagram, dan Twitter untuk gambar, foto dan video.

Menteri Kominfo menjelaskan pihaknya tidak bisa melakukan take down satu per satu akun. Hal ini mengingat terdapat 200 juta lebih pengguna ponsel dan hampir semua menggunakan whatsapp.

“Jika ada yang masih belum dibatasi, itu masih proses di operator telekomunikasi, kita koordinasinya juga baru saja,” jelas Rudiantara.

Pembatasan yang dilakukan ini pun didasarkan pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Meski sebagian fitur media sosial dan pesan instan dibatasi, tetapi Rudiantara mengatakan fitur SMS dan telepon masih bisa digunakan.(Uri.co.id/kontan.co.id) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!