Polrestabes Makassar Buru Penyebar Isu Bom di Mal Panakukang

oleh

Uri.co.id, MAKASSAR – Tim Satreskrim Polrestabes Makassar saat ini mengejar pelaku penyebar hoax, terkait isu adanya bom di Mal Panakkukang (MP).

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko, saat ditemui di ruang kerjanya di lantai 2 Mapolrestabes, Selasa (14/5/2019) sore.

“Ada oknum yang menyebarkan informasi terkait adanya bom, sebenanrnya itu Hoax. Tentu kami sementara menyelidiki siapa si penyebar kebohongan itu,” ujar Indratmoko.

Seperti diketahui, isu terkait adanya bom di MP tersebar cepat kepada pengunjung Mal dan di Media Sosial (Medsos) di Facebook dan Instagram, Senin (13/5/2019) malam.

Akibat dari isu tersebut, ribuan pengunjung yang sementara melaksanakan buka puasa dan berbepanja di MP berhamburan keluar Mal, sambil teriak-teriak tinggalkan MP.

Padahal kata Indratmoko, oknum tersebut coba manfaatkan situasi saat para Juru Parkir (Jukir) di terowongan MP dan Driver Grab saling bentrok hingga masuk ke Mal.

“Jadi kami (Polisi) klarifikasi terkait isu itu (Bom) tidak benar dan bohong, sebenarnya yang terjadi itu ada penganiayaan antara ojek online dan jukir,” ungkap Indratmoko.

Rembesan dari penganiayaan ojek online (Ojol) Grab ini, korban Driver Grab sempat menghubungi rekan-rekannya, sehingga rekan-rekan Driver melakukan penyisiran.

“Ini yang terjadi kepanikan, kepanikan ini yang berimbas sampai masuk ke dalam mal. Disini oknum ada yang menyebarkan berita bom tersebut,” jelas Indratmoko.

Diketahui, sebelumnya, ratusan ojol Grab melakukan penyisiran di Jl Boulevard, Jl Adiyaksa, Jl Mira Seruni, Jl Pengayoman, hingga ke dalam Hotel Myko dan Swisbel.

Penyisiran itu dilakukan ratusan Dirver Grab, setelah tahu beberapa rekannya di bawah terowongan MP dikeroyok oleh beberapa juru parkir liar dilokasi itu. (*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Timur:

Follow juga Instagram Timur:

  ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!