Gaji Naik hingga Rp 22 Juta, Kinerja Anggota Dewan Maros Disorot | Makassar Uri.co.id

Makassar Uri.co.id

Menu

Gaji Naik hingga Rp 22 Juta, Kinerja Anggota Dewan Maros Disorot

Gaji Naik hingga Rp 22 Juta, Kinerja Anggota Dewan Maros Disorot
Foto Gaji Naik hingga Rp 22 Juta, Kinerja Anggota Dewan Maros Disorot

URI.co.id, MAROS – Kenaikan gaji Dewan Maros dari Rp 14 juta menjadi Rp 22 juta dinilai tidaklah tepat. Pasalnya, beberapa anggota dewan dinilai malas untuk berkantor.

Bupati LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRa) Maros, Muh Amri mengatakan, seharusnya kenaikan gaji tersebut hanya diberikan kepada dewan yang rajin dan aktif menjalankan fungsinya.

“Kami menilai kenaikan gaji menjadi Rp 22 juta itu, wajar bagi anggota dewan yang rajin. Yang malas tidak perlu mendapatkan kenaikan gaji. Tidak ada kerjanya tapi gajinya sama,” kata Amri

Sejak kenaikan gaji dewan mulai Agustus lalu, Amri sudah beberapa kali berkunjung ke kantor DPRD jalan Lanto Dg Passewang, namun ruang kerja Komisi I, II dan III, selalu sepi.

“Apakah pantas mereka menerima gaji sebesar itu. Mereka yang malas hanya makan gaji buta dan membenani APBD saja. Tadi saya kesana, ruang kerja sepi,” kata Amri.

Dari 35 anggota dewan, hanya sekitar 10 orang yang didapatkan Amri berada di ruang kerjanya. Sementara lebihnya, ada yang tidak masuk dan sudah pulang. Padahal baru pukul 14.00 wita.

Amri menyangkan sikap Dewan pemalas yang terus menikmati uang rakyat. Seharusnya dewan masuk kantor pukul 9.00 wita sampai 16.00 wita.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Maros, Patarai Amir mengaku, beberapa anggotanya yang malas masuk kantor, khususnya yang berada di Komisi I dan II. (uri/ea/arida/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Makassar Uri.co.id